Live Streaming Muktamar Khilafah 2013 Jakarta

Saksikan Live Streaming Muktamar Khilafah 2 Juni 2013 Gelora Bung Karno, Jakarta

Aksi Rampak Bedug Muktamar Khilafah Sumut 26/5

Semarak Aksi Rampak Bedug Muktamar Khilafah Sumut 26/5/13. Dukungan kaum muslimin semakin besar terhadap tegaknya Khilafah

Dukungan Warga Medan Terhadap Syariah dan Khilafah

Stadion Teladan 26 Juni 2013 Menjadi saksi Dukungan Warga Medan Terhadap Syariah dan Khilafah

Jejak Syariah dan Khilafah di Sumatera

Gema syariah dan khilafah di Nusantara kian nyaring terdengar. Bahkan menurut sebuah harian Ibukota, diberitakan bahwa beberapa waktu lalu digelar debat terbuka di kampus Unpad Bandung bertemakan penerapan syariat Islam dengan pembicara dari Tokoh Islam, M. Ismail Yusanto dan fungsionaris Parpol Nasrani, Pdt Ruyandi Hutasoit.

Halqah Islam dan Peradaban

Pengamant Politik USU : Umat Islam harus pilih Ideologi Islam

Showing posts with label Khilafah. Show all posts
Showing posts with label Khilafah. Show all posts

Tuesday, November 5, 2013

Foto Tarhib Muharram 1435 H HTI Sumut (kamera 2)


Foto Tarhib Muharram 1435 H HTI Sumut (Kamera 1)c








Foto Tarhib Muharram 1435 H HTI Sumut (Kamera 1)b



















Monday, July 15, 2013

Buka Puasa Bareng Syabab HTI Medan Johor

HTI Press. Medan. Tak hanya menjadikan Ramadhan sebagai bulan perjuangan dalam dakwah, namun juga sebagai bulan untuk meningkat ukhuwah antar sesama
syabab. Seperti halnya yang dilakukan oleh HTI DPC Medan Johor yang yang mengadakan acara Buka Puasa Bersama antar sesama syabab HTI Medan Johor.

Acara Buka Puasa Bersama yang sengaja digelar oleh HTI DPC Medan Johor ini adalah sebagai ajang sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama syabab Medan Johor. Acara yang berlangsung pada Minggu (14/7/2013) bertempat di kediaman Ketua DPC HTI Medan Johor Ustd. Resdi Abu Aqil, SE yang bertempat di Jl. Eka Rasmi Gg. Eka Dewi Medan Johor. Dimulai dari pukul 17.30 WIB s/d 19.40 WIB.

Beberapa orang syabab yang hadir dalam acara Buka Puasa Bareng ini diantaranya adalah Ust. Azwir Ibnu Aziz selaku DPD I HTI Sumut, Ust. Mohammad Basyuni selaku Humas HTI Sumut dan beberapa orang syabab turut serta hadir dalam acara kali ini.

Diantara syabab yang hadir ada beberapa orang syabab yang membawa istri beserta anaknya. Tak ketinggalan pula mengajak beberapa orang daris dan juga kontakan untuk ikut dalam acara ini.

Acara dibuka dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ust. Salman Widi, ST selaku Mas'ul untuk mahaliyah johor. Dalam kesempatan kali ini Ust. Salman menyampaikan sekaligus memberikan semangat kepada para syabab yang hadir agar tetap meningkatkan ketakwaan dan juga meningkatkan dakwah di bulan Ramadhan.

"Jadikanlah bulan Ramadhan ini sebagai bulan untuk meningkatkan takwa kita dan terus tingkatkan semangat kita dalam berdakwah" ungkap beliau saat memberikan tausiyah dihadapan para syabab lainnya

Semangat Ramadhan memang sangat memberikan momentum yang luar biasa. Tak hanya semangat dalam ibadah semata, semangat kekeluargaan juga begitu terasa. Hal ini terbukti dengan adanya acara yang diselenggarakan ini. Tak lepas daripada itu kewajiban akan umat (berdakwah) semakin terus ditingkatkan. [] Yogi






Thursday, June 6, 2013

Aksi Mahasiswa USU: Uang Kuliah Tunggal Sama Dengan Uang Kuliah Tinggi

Puluhan mahasiswa USU yang tergabung dalam Front Peduli USU (FPU) melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Universitas kampus USU Rabu, 5 Juni 2013. Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 13.30 WIB mengundang perhatian para penggunaan jalan khususnya mahasiswa yang sedang melintas karena aksi ini digelar tepat di pintu penghubung antara Jalan Sumber Padang Bulan dengan akses jalan masuk ke USU.
Aksi ini sempat membuat bingung para pengendara motor khususnya mahasiswa yang ingin menuju ke kampus USU karena pemblokiran jalan yang dilakukan oleh para pengunjuk rasa. Aksi berjalan tertib dan aman meskipun para pengendara motor harus memutar balik kendaraannya untuk melewati akses jalan tersebut. Para pengunjuk rasa memprotes kebijakan pemerintah dalam Peraturan Menteri Nomor 55 Tahun 2013 yang menetapkan uang kuliah tunggal yang diterapkan di Perguruan Tinggi Negeri USU berdasarkan harga barang pasaran.
Mereka menyatakan bahwa kebijakan seperti ini akan dimanfaatkan oleh para pemodal untuk menjadikan pendidikan sebagai lahan mencari keuntungan. Mereka juga menyatakan bahwa pendidikan mahal adalah pendidikan yang hanya untuk orang kaya saja.

Salah seorang pengunjuk rasa yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya atas kebijakan yang dilakukan oleh pihak kampus yang ingin menerapkan peraturan tersebut.

“Kalau biaya kuliah dibuat seperti itu bagaimana dengan kami dari fakultas lain? Apakah harus disamakan dengan fakultas kedokteran yang biayanya tinggi?” ujarnya
Mereka juga mengkritik kontitusi negara yang sangat tidak sesuai atau bertentangan dengan UUD 1945 pasal 31 yang menyatakan bahwa semua warga negara berhak mendapat pendidikan tanpa terkecuali. Mereka mengungkapkan bahwa pendidikan gratis untuk SD hingga SMA yang dikampanyekan penguasa hanyalah tinggal di mulut yang terbang ke udara.
Melalui aksi unjuk rasa ini Front Peduli USU (FPU) ini mengajak mahasiswa Medan pada umumnya dan mahasiswa USU pada khususnya untuk tolak UKT (Uang Kuliah Tinggi), Pendidikan Gratis Bervisi Kerakyatan, Stop Komersialisasi dan Privatisasi di Dunia Pendidikan. [] YG

Silaturahmi HTI Medan Johor Bersama Remaja Masjid Al-Ikhlas Delitua

Meskipun event akbar Muktamar Khilafah telah berlalu namun semangat untuk terus berdakwah serta memperjuangkan syariah dan khilafah masih terus dilaksanakan. Seperti halnya yang dilakukan oleh HTI Medan Johor dalam kegiatan silaturahmi dengan Remaja Masjid Al-Ikhlas di Jl. Bangun Sari Kecamatan Delitua. Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 hingga pukul 22.00 wib. ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari acara Muktamar Khilafah yang diselenggarakan pada 26 Mei yang lalu.

Ustadz Asril Effendi selaku pembicara pada acara silaturahmi ini menyampaikan sebuah tema yang sanga tmenarik yaitu "Istiqomah Kunci Sukses Seorang Muslim".

Pada kesempatan ini Ustadz Asril menyampaikan tentang aqidah Islam. Dimulai dengan menceritakan sejarah pada masa jahiliyah dahulu. Beliau menjelaskan kepada remaja yang hadir mengenai fase dakwah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad dan bagaimana kondisi umat pada saat itu. Beliau mengatakan bahwa masa jahiliyah itu adalah masa dimana umat manusianya tidak mau menjalankan aturan Allah. "Masa jahiliyah itu bukan masa yang tidak bisa baca dan tulis. Tetapi karena tidak mau ikut pada aturan Allah SWT" ujarnya.

Selain itu juga ada beberapa poin penting yang disampaikannya seperti peristiwa yang sangat bersejarah bagi umat Islam yang terjadi di Gua Hira yaitu peristiwa dimana Rasul pertama sekali menerima wahyu, tindakan yang dilakukan Rasul setelah menerima wahyu, dan beliau juga menyampaikan tantangan-tantangan yang dihadapi Rasul pada saat itu. Remaja yang hadir begitu semangat dan antusias mendengarkannya..

Tak lupa beliau juga menyampaikan sedikit tentang sebuah peristiwa penting yang terjadi pada 3 Maret 1924 yaitu peristiwa runtuhnya daulah Islamiyah. Kemudian beliau menjelaskan tentang ide-ide yang lahir setelah peristiwa tersebut seperti Demokrasi, Kapitalisme, Sosialisme, Nasionalisme, dan lain-lain. Diselah-selah penyampaiannya beliau menayangkan sebuah video mengenai Genenrasi Muda dan Kebangkitan Islam yang menayangkan perbandingan antara remaja masa dahulu saat Islam berjaya dengan masa sekarang. Para remaja yang menyaksikan pun semakin bertambah semangat.

Beliau menambahkan bahwa sebenarnya umat Islam adalah merupakan umat terbaik bila dibandingkan dengan umat-umat yang lain. "Umat Islam itu adalah umat yang terbaik dari umat yang lainnya" ungkapnya lagi.

Pada saat diskusi tanya jawab seorang remaja bernama Arif menanyakan bagaimana untuk meyakinkan orangtua agar tidak ada anggapan teroris bila kita mengikuti pengajian dan dakwah. Dengan tenang Ustadz Asril memberikan solusi agar memberikan penjelasan yang baik bahwa opini tersebut tidak benar dan beliau memberikan saran agar benar-benar menjadi anak yang sholeh dan shaleha. Menjelang akhir acara beliau meninggalkan pesan kepada para remaja yang hadir agar menjadi generasi muda yang sholeh dan shaleha tentunya dengan mengaji dan berdakwah. Tak lupa beliau menyampaikan bahwa tim dari Hizbut Tahrir siap untuk membantu bila mereka berkeinginan untuk mengaji dan juga berdakwah. [] YG