Live Streaming Muktamar Khilafah 2013 Jakarta

Saksikan Live Streaming Muktamar Khilafah 2 Juni 2013 Gelora Bung Karno, Jakarta

Aksi Rampak Bedug Muktamar Khilafah Sumut 26/5

Semarak Aksi Rampak Bedug Muktamar Khilafah Sumut 26/5/13. Dukungan kaum muslimin semakin besar terhadap tegaknya Khilafah

Dukungan Warga Medan Terhadap Syariah dan Khilafah

Stadion Teladan 26 Juni 2013 Menjadi saksi Dukungan Warga Medan Terhadap Syariah dan Khilafah

Jejak Syariah dan Khilafah di Sumatera

Gema syariah dan khilafah di Nusantara kian nyaring terdengar. Bahkan menurut sebuah harian Ibukota, diberitakan bahwa beberapa waktu lalu digelar debat terbuka di kampus Unpad Bandung bertemakan penerapan syariat Islam dengan pembicara dari Tokoh Islam, M. Ismail Yusanto dan fungsionaris Parpol Nasrani, Pdt Ruyandi Hutasoit.

Halqah Islam dan Peradaban

Pengamant Politik USU : Umat Islam harus pilih Ideologi Islam

Wednesday, May 1, 2013

Indonesia, Negeri Kaya SDA tapi Harga BBM-nya Naik Terus #DemokrasiMati

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi XI DPR RI Maruarar Sirait mengatakan sebaiknya pemerintah melakukan penghematan anggaran tanpa menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, melainkan dengan menghemat anggaran negara.
"Sebaiknya harga BBM tidak naik. Masih ada cara lain untuk menghemat anggaran negara misalnya dengan meningkatkan efisiensi perjalanan dinas kementerian/lembaga dan bea masuk sektor pertambangan seperti batu bara," kata Maruarar saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Politisi PDIP itu menilai jebolnya anggaran negara akibat subsidi BBM diperkirakan akan mencapai Rp30 triliun (kelebihan kuota BBM enam juta kiloliter), apabila tidak ada kebijakan pengendalian BBM bersubsidi.
Dengan melakukan peningkatan bea masuk sektor pertambangan batu bara, menurut dia potensi pendapatan negara bisa mencapai Rp48 triliun.

"Harus ada langkah instrumen fiskal untuk meningkatkan penerimaan negara. Peningkatan bea masuk dan efisiensi perjalanan dinas kementerian/lembaga itu bisa menutupi jebolnya anggaran akibat BBM, apalagi menurut audit Badan Pemeriksa Keuangan memang ada pemborosan di sektor itu," kata dia.

Dia mengatakan Fraksi PDIP tidak sekedar menolak kenaikan harga BBM yang digulirkan pemerintah. Namun tetap memberikan solusi langkah lain penghematan anggaran.

Sejauh ini pemerintah tidak menyatakan akan membatalkan rencana kenaikan BBM bersubsidi. Pemerintah hanya melakukan penundaan kenaikan hingga pembahasan APBNP 2013, agar bisa memberikan kompensasi kepada masyarakat.

"BBM akan dinaikkan bila dana kompensasi sudah siap," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Jakarta, Selasa (30/4).
Kepala Negara mengatakan pemerintah menginginkan ketika berlaku harga BBM subsidi yang baru maka kompensasi bagi masyarakat miskin dapat langsung disalurkan sehingga tidak ada jeda waktu.

"Tidak boleh ada gap waktu, maka tergantung dana kompensasi siap, pemerintah sudah menyiapkan rencananya. Rencana kami apa saja, berapa lama, akan segera disampaikan ke DPR dalam bentuk RAPBN-P 2013," kata Presiden.

Kepala Negara mengharapkan pembahasan RAPBN-P 2013 dengan DPR dapat selesai pada Mei mendatang sehingga dana kompensasi sudah tersedia dan kenaikan harga BBM bersubsidi akan diberlakukan.

Pemerintah dalam APBN 2013 memberikan pagu belanja subsidi energi sebesar Rp274,7 triliun dengan perincian subsidi listrik Rp80,9 triliun dan subsidi BBM Rp193,8 triliun dengan volume sebesar 46 juta kiloliter.

Kuota volume BBM bersubsidi diprediksi dapat mencapai 53 juta kiloliter dan mengganggu fiskal, apabila tidak ada kebijakan yang memadai untuk mengendalikan konsumsi BBM, yang jumlahnya semakin meningkat setiap tahun.

Sempat bergulir sejumlah opsi pengendalian BBM dari pemerintah antara lain membatasi konsumsi BBM bersubsidi bagi mobil pribadi, kenaikan harga BBM bersubsidi sekaligus penyediaan BBM jenis baru seharga Rp7.000 per liter, kenaikan BBM Rp6.500-Rp7.000 per liter hanya bagi mobil pribadi, dan kenaikan BBM secara merata dengan kisaran harga di bawah Rp6.500 per liter.

Pemerintah sempat mengisyaratkan kecenderungannya mengambil kebijakan kenaikan BBM dengan harga di bawah Rp6.500 per liter yang berlaku bagi seluruh kendaraan.(rr)

DPP HTI Berdiskusi Tentang Khilafah Bersama Pimpinan Media Indonesia dan Metro TV

HTI Press. Jakarta- DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berkunjung ke kantor Media Grup dalam rangka silaturahmi bersama Pimpinan Media Indonesia dan Metro TV, Senin (29/4) Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta.


Hadir dalam pertemuan tersebut Ismail Yusanto (Juru Bicara HTI), Muhammad Rahmat Kurnia (Ketua Lajnah Fa’aliyah DPP HTI), Wahyudi al-Maroky (Lajnah Fa’aliyah DPP HTI) dan Roni Ruslan (Sekertaris Jubir HTI).

Saat berbincang dalam pertemuan tersebut, Abdul Kohar Kepala Pemberitaan Media Indonesia mengatakan sangat respect dengan dakwah Hizbut Tahrir dan cara dakwah HT yang santun. “Apa yang di dakwahkan HT dan caranya berdakwah tanpa kekerasan inilah yang patut dicontoh umat Islam,” tuturnya.

Sedangkan, Ismail Yusanto menuturkan apa yang ditawarkan oleh HT merupakan solusi alternatif lain berbeda yang dengan sistem demokrasi yang kapitalistik saat ini.

“Solusi ini mencangkup seluruh problem masyarakat dan bentuk masyarakat yang plural, itulah Syariah Islam dalam bingkai Khilafah” imbuhnya.

Ismail menyeru agar Metro TV dan Media Indonesia memberikan peluang terhadap solusi alternatif tersebut agar bisa disebarkan pada masyarakat.”Kita ingin mengajak masyarakat untuk paham terhadap solusi ini dan dapat diterima,” ujarnya.

Ismail pun mengundang Metro TV dan Media Indonesia agar ikut meliput acara Muktamar Khilafah 2013 yang puncaknya akan diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, 2 Juni 2013 mendatang.

Dalam pertemuan tersebut hadir pula, Henny Puspitasari (Public Relations and Publicity Manager Metro TV) dan Teguh Nirwahyudi (Sekertaris Redaksi Media Indonesia).[] fatih mujahid

Memang Benar, Pemerintah Biang Kerok Masalah Perburuhan di Indonesia. Inilah Demokrasi yang menyengsarakan.

Ekonom: Pemerintah Biang Kerok Masalah Perburuhan di Indonesia

Republika/Irfan Abdurrahmat
Unjuk rasa buruh
Unjuk rasa buruh     
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Ekonom Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai biang kerok masalah perburuhan di Indonesia adalah pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah.

''Buruh dan pengusaha dibiarkan seolah berhadap-hadapan, padahal sejatinya masalah utama justru ada di pemerintah,''  ujar Dahnil kepada ROL, Rabu (1/5). Menurut dia. ada dua hal yang membuat pemerintah menjadi biang kerok masalah perburuhan di tanah air.

Pertama, kata Dahnil,   pemerintah tak mampu menekan ekonomi biaya tinggi, seperti infrastruktur yang buruk dan pungli yang masih marak. Akibatnya, kata dia,  perusahaan sulit berkembang dan tak mampu memberikan upah yang lebih layak kepada buruh,.

''Padahal apabila ekonomi biaya tinggi bisa ditekan upah tinggi tidak menjadi masalah bagi pengusaha.

Kedua, lanjut Dahnil,  pemerintah tak mampu menjaga stabilitas harga, jaminan ketersediaan layanan kesehatan,  dan pendidikan murah serta layak.  Akibatnya, kata dia, buruh ta pernah bisa hidup sejahtera. ''Upah nominal yang tinggi tidak pararel dengan upah riil yang diterima.''

Menurut Dahnil,  para buruh tak hanya membutuhkan keputusan hari buruh sebagai hari libur. Namun, kata dia, buruh juga membutuhkan , kebijakan ekonomi yang berpihak terhadap kondusivitas ekonomi yang mampu menekan ekonomi biaya tinggi dan menuju kesejahteraan buruh yang riil.

Takut Khilafah Tegak, Yordania Larang Seminar Bela Suriah

            

Pemerintah Yordania tiba-tiba melarang  tanpa alasan Konferensi Muslimah Hizbut Tahrir untuk Membela Muslim Suriah yang seyogyanya dilaksanakan pada Sabtu, (27/4) pukul 13.00 WIB (GMT + 7) di Amman.

“Seminar ini diadakan untuk mengatasi kondisi yang mengerikan di Suriah, namun pemerintah Yordania melarangnya tanpa alasan,” ungkap Fika Monika Komara, Representasi Kantor Media Pusat (CMO) Muslimah Hizbut Tahrir Asia Fasifik, Sabtu (27/4).

Ia pun menyatakan bahwa larangan tersebut tidak masuk akal serta mempertanyakan bahaya apa yang akan ditimbulkan dengan diselenggarakannya seminar tersebut sehingga harus dilarang secara tiba-tiba.

Namun ia menduga bahwa rezim  takut dengan opini yang diserukan dalam seminar ini, yang merupakan solusi Khilafah untuk memecahkan krisis di Syam. “Kami menyerukan pendiriannya,” tegas Fika.

Meski gagal menggelar seminar  yang bertema Bersegera Menegakkan Khilafah untuk Melindungi Para Perempuan Mulia Syam, namun ratusan Muslimah yang sudah terlanjur datang ke lokasi, menggelar protes. Dengan tertib mereka mendengarkan orasi di pinggir jalan.

Orator menegaskan pelarangan itu tidak akan menghentikan upaya penyebaran opini atas kejadian sesungguhnya di tanah Syam yang menimpa perempuan dan anak-anak. Dan atas kerjasama busuk dari para penguasa Yordania dengan Suriah untuk membungkam kebenaran Islam.

“Dan apa yang telah dilakukan pemerintah Yordania hanya memperlihatkan wajah sesungguhnya dalam krisis Suriah ini. Pemerintah Yordania (tidak langsung tapi blak-blakan) mengakui bahwa ia memiliki hubungan dengan rezim Bashar,” tegas Nazreen Nawaz, Representasi CMO Muslimah Hizbut Tahrir Pusat.

Nazreen pun menyatakan bahwa Hizbut Tahrir menawarkan tiga solusi untuk menuntaskan krisis Suriah.

Pertama, mengirim tentara Muslim untuk memenuhi kewajiban mereka sebagai tentara Islam dalam membela kehidupan saudara dan saudari Muslim serta anak-anak dari Asy-Syam.

Kedua, Menghapus rezim Bashar Assad, bukan dengan penguasa wayang lain yang dikendalikan oleh Barat, tetapi dengan Khilafah yang benar-benar melindungi kehidupan umat.

Ketiga, menyeru umat Muslim di seluruh dunia untuk mengambil tindakan dalam menegakkan kembali Khilafah.[] Joko Prasetyo

 [R]

Songsong Perubahan Besar Dunia Menuju Khilafah
______________________________________________
Terus Dukung Penyebaran Opini Penegakan Syariah dan Khilafah bersama:

Hizbut Tahrir Indonesia
www.hizbut-tahrir.or.id

https://www.facebook.com/HTI.mediacenter
https://twitter.com/HizbutTahrirID

Cegah Suriah Jatuh ke tangan Pejuang Islam, Amerika dan Rusia Kerahkan Pasukan Dekati Suriah

Kondisi Rezim Assad yang menjelang ajal dan semakin menguatnya pengaruh pejuang Islam Suriah membuat Barat dan sekutunya sangat khawatir. Meskipun tampak bersebrangan, Amerika dan Suriah sepakat untuk mencegah berdirinya Negara Khilafah Islam di Suriah. Karena itu, kedua negara ini mengirim pasukannya mendekati Suriah.

Gelombang pertama dari sebanyak 400 tentara Amerika Serikat mulai tiba di Turki dekat perbatasan Suriah, Jumat (4/1). Mereka adalah bagian dari pasukan AS yang akan mengawaki sistem rudal Patriot. Alasan tipuan yang dipakai Amerika adalah menjaga Turki dari kemungkinan serangan udara dan rudal Suriah.
Semua personel militer AS itu akan didaratkan hingga beberapa hari mendatang di Pangkalan Udara Incirlik di Turki selatan. Menurut juru bicara Pentagon, di Washington, Jumat, rudal Patriot dan peralatan pendukungnya baru akan datang beberapa hari lagi.

Peran Turki sebagai boneka Amerika semakin tampak jelas. Dengan alasan menghadapi ancaman Suriah yang bergolak, Turki sebagai anggota NATO meminta bantuan pasukan NATO. Permintaan bantuan dilakukan terutama setelah beberapa kali terjadi insiden, seperti jatuhnya sejumlah peluru roket dan artileri Suriah di wilayah Turki.

Sikap tegas mujahidin menolak campur tangan Amerika, menolak demokrasi, dan menginginkan negara Islam membuat Amerika sangat khawatir. Setelah berupaya mensolidkan front politik oposisi melalui Aliansi Nasional , Amerika berupaya menyatukan pasukan oposisi Suriah di bawah kontrolnya.

Dalam reorganisasi sayap militer ini, Amerika berupaya menyingkar kelompok mujahidin yang menolak berkompromi dengan Amerika terutama Brigade Jabhat al Nusra dan Ahrar al Sham. Amerika pun menuding pasukan mujahidin Jabhat al Nusra sebagai teroris.

Dalam pertemuan di Turki pada Sabtu (8/12), komando pasukan gabungan oposisi yang baru terbentuk sepakat memilih Brigadir Salim Idris sebagai komandan tertinggi. Idris adalah salah satu perwira militer Suriah yang membelot. Dalam pertemuan ini diklaim dihadiri 500 utusan faksi militer oposisi yang telah memilih 30 anggota Dewan Militer Tertinggi dan satu kepala staf.

Pertemuan yang diadakannya di Turki ini sekaligus menunjukkan pengkhianatan rezim Erdogan , sebagaimana penguasa Qatar, yang menjadi fasilitator pertemuan-pertemuan yang dirancang untuk kepentingan penjajahan Amerika di kawasan ini. Dalam strateginya, Amerika memang menggunakan kaki tangannya di kawasan ini ,yaitu penguasa-penguasa Arab untuk menjalankan kepentingan dan strategi politik luar negerinya.

Sebelumnya, gabungan kelompok Mujahidin Suriah yang berperang langsung melawan rezim bengis Assad menolak Koalisi Nasional untuk Revolusi Suriah dan Pasukan Oposisi, aliansi baru yang dibentuk pada pertemuan di Qatar pada 11 November 2012 lalu.

Rusia Kerahkan Pasukan

Sementara itu Lima kapal perang Rusia yang sarat dengan ratusan tentara sedang menuju Suriah. Alasan tipuan yang digunakan Rusia adalah untuk mencegah pasukan Barat melakukan intervensi di negara yang sedang dilanda perang

Sebagai yang dilansir Sunday Times dengan mengutip para diplomat Rusia, disebutkan kapal-kapal itu untuk mengevakuasi ribuan orang Rusia yang masih ada di Suriah jika situasi di negara itu memaksannya.

Namun, sebuah sumber intelijen Rusia dikutip mengatakan bahwa kehadiran lebih dari 300 marinir di kapal itu dimaksudkan untuk mencegah negara-negara Barat tidak mendaratkan pasukan khusus di negara itu.
“Rusia harus siap atas setiap perkembangan, karena percaya situasi di Suriah mungkin akan mencapai puncaknya sebelum Paskah,” seperti dikutip sumber diplomatik Rusia.

Kapal-kapal itu sedang menuju ke pelabuhan Tartus, di mana Rusia telah mengoperasikan fasilitas angkatan lautnya sejak penandatanganan perjanjian dengan ayah Bashar Assad, Hafez, pada tahun 1971.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kapal-kapal itu sedang mempersiapkan sebuah manuver angkatan laut yang besar yang bertujuan untuk “meningkatkan manajemen, pemeliharaan dan pengujian interaksi angkatan laut.”

The Times mengutip sebuah sumber di Israel yang mengatakan kekuatan Rusia akan mengambil langkah “untuk mempertahankan koridor Alawi yang membentang antara perbatasan Lebanon di selatan hingga perbatasan Turki di utara.”

Sementara itu, Israel menggunakan kekhawatiran senjata kimia jatuh ke tangan Mujahidin sebagai alasan intervensi ke Suriah. Pada akhir Desember terungkap bahwa Netanyahu telah mengadakan pembicaraan rahasia di Yordania mengenai metode yang mungkin untuk menghancurkan senjata kimia Assad, termasuk senjata serangan udara atau serangan darat, namun Amman terlihat enggan melakukannya.

Menurut Jeffrey Goldberg dari The Atlantic, Israel telah dua kali meminta “izin” dari Yordania untuk mengebom Suriah, tapi ditolak. Para pejabat Mossad pergi ke Yordania untuk membahas masalah itu dan dilaporkan bahwa Amman merasa “waktunya tidak tepat.”

The Times of London melaporkan bahwa AS, bersama dengan beberapa negara sekutu kuncinya, siap melancarkan intervensi militer di Suriah jika senjata kimia terhadap jatuh ke tangan para pejuang.

Sebuah sumber militer mengatakan kepada Times bahwa pasukan AS bisa siap bersiaga dengan “cepat, dalam beberapa hari,” dan tersirat bahwa pasukan yang diperlukan sudah berada di wilayah tersebut.

Sikap Amerika dan Suriah yang tampak berbeda dan bersebrangan sebenarnya hanyalah merupakan tipuan belaka. Kedua negara itu pada hakekatnya berusaha mengulur waktu karena hingga saat ini belum mendapatkan rezim pengganti Assad yang tepat dan bisa dikontrol oleh Barat.

Mereka juga berusaha menakuti pejuang Suriah, bahwa kalau negara itu jatuh ke tangan mujahidin, koalisi Amerika, Rusia , plus Israel akan melakukan serangan.

Ancaman yang tidak pernah akan membuat gentar para pejuang Islam yang menyandarkan kemenangan dan pertolongan hanya kepada Allah SWT semata-mata. Para mujahidin dengan dukungan rakyat semakin kokoh untuk menolak intervensi Barat dan tawaran sistem demokrasi. Mereka juga menginginkan tegaknya syariah dan Khilafah.

Di sisi lain, banyak pengamat yang memperkirakan Amerika sebenarnya khawatir untuk intervensi militer langsung ke Suriah. Front perang Irak dan Afghanistan saja sudah merepotkan negara yang terancam bangkrut itu.

Dengan izin Allah segala bentuk makar Amerika dan sekutunya ini akan gagal. Tawaran demokrasi Amerika , insya Allah , tidak akan laku di Suriah. Karena rakyat Suriah menginginkan berdirinya negara Islam, negara Khilafah di sana. Bumi Syam yang diberkahi Allah SWT , sudah dibasahi oleh darah para mujahidin yang syahid. Dengan pertolongan Allah bumi asy Syam tidak akan bisa dikotori oleh para pengkhianat-pengkhianat yang menjadi kaki tangan Amerika !(rz/af)

Kalajengking Berbisa untuk Pengungsi Syria di Doames!

Kalajengking Berbisa untuk Pengungsi Syria di Doames!

Pasukan Pashmerga dari suku Kurdi yang menjaga perbatasan Irak Kurdistan, dilaporkan berhasil menangkap beberapa orang Syi'ah yang hendak melewati perbatasan menuju lokasi kamp pengungsi Doames.

Mereka tertangkap membawa beberapa kotak berisi ribuan 'Kalajengking'. Hasil interogasi awal menyatakan mereka berniat menebarkan 'serangga berbisa' itu di kawasan kamp pengungsi Syria tersebut.

Video: http://www.youtube.com/watch?v=skX2Nm_rZ9Y


sumber : Syria Care Indonesia

Monday, April 29, 2013

Mengapa Muktamar Khilafah (lagi)?

Masuk Islamnya Sa’ad bin Muadz r.a dan berbaliknya dari memusuhi Islam menjadi pendukung dakwah, selain memang pertolongan Allah, juga tidak lepas dari pengaruh opini publik, dimana dia melihat rakyat jelata ikut “pengajiannya” Mush’ab bin ‘Umair r.a, dan besarnya animo masyarakat terhadap “pengajiannya” Mush’ab, sehingga Sa’ad mengutus Usaid bin Khudhair untuk membubarkan “pengajian” tersebut, biidznillah, justru Usaid masuk Islam, dan berakhir dengan masuk Islamnya Sa’ad bin Muadz r.a. dan kaumnya.

1. Indonesia dalam Bahaya
 
Banjarmasin 2011: 148 kasus perzinaan, mayoritas dilakukan siswi SMP, 30 kasus Infeksi saluran reproduksi. 30 kasus Infeksi menular seksual (IMS) (Data Dinkes Kota Bjm- Radar Banjarmasin, 3/10/2012). 
Survey internasional DKT bekerja sama dengan Sutra and Fiesta Condoms mengungkap bahwa 462 responden berusia 15 sampai 25 tahun semua mengaku pernah berhubungan seksual. Mayoritas mereka melakukannya pertama kali saat usia 19 tahun. Survey dilakukan Mei 2011 di Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, dan Yogyakarta (Republika.co.id, 12/12/2011) 
Media Indonesia, 4 Maret 2012: KINI Indonesia bertengger di peringkat satu dunia dalam jumlah pengunduh dan pengunggah situs porno. Mayoritas pengunduh masih berusia remaja, yakni pelajar SMP dan SMA 
Di Indonesia pada tahun 2010 kasus kekerasan seksual mencapai angka 3.090 kasus per tahun (> 8 org/per hari). (solopos.com, 14 September 2012) 
Ketua komnas Perempuan (Yuniyanti Chuzaifah): di Indonesia setiap hari 20 perempuan jadi korban perkosaan (Majalah detik ed 61. 28 JAN – 3 FEB 2013). 
Di Indonesia, tiap tahun 700.000 remaja lakukan aborsi (lebih dari 1917 bayi per hari), dari 2,6 juta kasus aborsi (>7123 org/hari, hampir 5 org/menit) (Kompas.com, Sabtu, 4 Juli 2009) 
50 Orang Meninggal Setiap Hari akibat Narkoba (Media Indonesia.com/07 Juni 2012) 
Korupsi juga makin merajalela, menteri, anggota DPR dan 291 orang kepala daerah menjadi tersangka. (Suaramerdeka.com, 1/4/2013) 
Menurut Samsudin Haris profesor riset LIPI, Parpol tidak lagi menjadi pilar demokrasi, tetapi berubah menjadi pilar korupsi. Mendekati Pemilihan Umum 2014, skala korupsi diperkirakan semakin meningkat karena parpol membutuhkan biaya kampanye (Kompas, 30/12/12). 
Kekayaan Alam makin dicengkeram asing, sementara hutang tambah banyak. Sepanjang 2012 lalu, utang pemerintah Indonesia bertambah Rp 166,47 triliun. Hingga akhir 2012, total utang pemerintah Indonesia mencapai Rp 1.975,42 triliun. Kalau dibagi per rakyat, 1 orang menanggung utang Rp 8,29 juta. (voa-islam.com, Senin, 28 Jan 2013) 
Kondisi umat juga masih terzalimi, di rohingya, iraq, afganistan, … umat juga menjadi sasaran kedzaliman. 
2. Pengabaian Terhadap Hukum Syari’ah : Akar masalah
 
Dikuasainya sumber daya dan kekayaan alam negeri ini oleh kekuatan asing, kelamnya persoalan perburuhan, maraknya korupsi di seluruh sendi di seantero negeri, konflik horizontal yang tiada henti, kenakalan dan kriminalitas di kalangan remaja yang tumbuh di mana-mana, adalah bukti nyata dari kerusakan dan kerugian itu. Ditambah dengan kezaliman yang diderita umat di berbagai negara, penghinaan terhadap Nabi yang terus terjadi serta sulitnya perubahan ke arah Islam, karena dihambat oleh negara Barat yang tidak mau kehilangan kendali kontrol atas wilayah-wilayah di Dunia Islam. Semua itu pada akhirnya mendatangkan kesempitan dalam kehidupan umat manusia, bukan hanya umat Islam. Dan semua kesempitan itu pada dasarnya akibat ditinggalkannya petunjuk dari Allah SWT dalam pengelolaan berbagai interaksi dan urusan di masyarakat. Itulah yang jauh-jauh hari sesungguhnya telah diperingatkan oleh Allah SWT kepada kita semua. Allah SWT berfirman kepada kita semua:

فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلاَ يَضِلُّ وَلاَ يَشْقَى وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا

Dan jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit. (QS Thaha: 123-124)
 
Imam Ibn Katsir menjelaskan dalam kitab tafsirnya: “Siapa saja yang berpaling dari peringatan-Ku, yakni menyalahi perintah-Ku dan apa yang Aku turunkan kepada rasul-Ku, ia berpaling darinya dan berpura-pura melupakannya dan mengambil dari selainnya sebagai petunjuknya; “maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit” yakni di dunia.” (Imam Ibn Katsir, Tafsîr al-Qur’ân al-‘Azhîm). 
Tidak akan ada keberkahan dan keselamatan kecuali kalau manusia mau menerapkan seluruh aturan Allah swt, tanpa pilih-pilih. Rasulullah saw bersabda:

وَمَا لَمْ تَحْكُمْ أَئِمَّتُهُمْ بِكِتَابِ اللَّهِ وَيَتَخَيَّرُوا مِمَّا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَّا جَعَلَ اللَّهُ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ

Dan tidaklah pemimpin-pemimpin mereka enggan menjalankan hukum-hukum Allah dan mereka memilih-milih apa yang diturunkan Allah, kecuali Allah akan menjadikan bencana di antara mereka. (HR. Ibnu Majah dengan sanad hasan). 
Umar r.a pernah berkata:

إِنَّا كُنَّا أَذَلَّ قَوْمٍ فَأَعَزَّنَا اللهُ بِالإِسْلاَمِ فَمَهْمَا نَطْلُبُ الْعِزَّةَ بِغَيْرِ مَا أَعَزَّنَا اللهُ بِهِ أَذَلَّنَا اللهُ

“Sesungguhnya kita dulu adalah kaum yang hina, kemudian Allah muliakan kita dengan Islam, bilamana kita mencari kemuliaan selain dengan yang Allah telah muliakan kita, maka Allah pasti akan menghinakan kita.” (diriwayatkan oleh Al Hakim dengan sanad shahih menurut Bukhory dan Muslim, disepakati oleh Adz Dzahabi). 
3. Sistem yang Menerapkan Semua Hukum Allah: Sistem Khilafah
 
Kenapa syari’ah tidak bisa tegak secara sempurna? Tidak lain dan tidak bukan karena tidak ada kekuasaan yang menegakkannya, padahal sebagian besar hukum syara’ hanya boleh dilakukan oleh negara.

اتَّفَقَ أَئِمَّةُ الْفَتْوَى عَلَى أَنَّهُ لَا يَجُوزُ لِأَحَدٍ أَنْ يَقْتَصَّ مِنْ أَحَدٍ حَقَّهُ دُونَ السُّلْطَانِ، وَلَيْسَ لِلنَّاسِ أَنْ يَقْتَصَّ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ، وَإِنَّمَا ذَلِكَ لِسُلْطَانٍ أَوْ مَنْ نَصَّبَهُ السُّلْطَانُ لِذَلِكَ

“Para Imam yg berfatwa telah sepakat bahwa tidak boleh seseorang mengqishas orang lain yg menjadi haknya selain penguasa, dan tidak boleh manusia saling mengqishah sebagian terhadap sebagian yg lain, tetapi yang demikian itu hanyalah adalah hak penguasa atau orang yg diangkat penguasa untuk hal tersebut (Imam Al Qurthuby (w. 671 H), Al Jâmi’ li Ahkâmil Qur’ân, 2/257).

اَلْخَلِيْفَةُ هُوَ الْاِمَامُ الْاَعْظَمُ، اَلْقَائِمُ بِخِلَافَةِ النُّبُوَّةِ فِىْ حِرَاسَةِ الدِّيْنِ وَسِيَاسَةِ الدُّنْيَا

Khalifah itu adalah imam agung yang menduduki jabatan khilafah nubuwwah dalam melindungi agama serta pengaturan urusan dunia.” (Al-Imam Muhammad ar-Ramli, Nihayat al-Muhtâj ila Syarh al-Minhaj fil Fiqhi ‘ala Madzhab Al Imam Al Syafi’i, Juz 7, hal 289)

والامامة والخلافة وإمارة المؤمنين مترادفة، والمراد بها الرياسة العامة في شئون الدين والدنيا

“imamah, khilafah, dan imaratul mukminin adalah sinonim. yang dimaksud dengannya adalah kepemimpinan umum dalam urusan-urusan agama dan dunia.” (Imam An Nawawi, Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab, juz 19, hlm 191, Darul Fikr)
Imam Ibnu Hajar Al Haytami Al Makki Asy Syafi’i (wafat 974 H) dalam kitabnya : الصواعق المحرقة على أهل الرفض والضلال والزندقة juz 1 hal 25 menulis:

اعلم أيضا أن الصحابة رضوان الله تعالى عليهم أجمعين أجمعوا على أن نصب الإمام بعد انقراض زمن النبوة واجب بل جعلوه أهم الواجبات

Ketahuilah juga bahwa sesungguhnya para shahabat r.a telah ber ijma’ (sepakat) bahwa mengangkat imam (khalifah) setelah zaman kenabian adalah kewajiban, bahkan mereka menjadikannya sebagai kewajiban yang terpenting.
 
Oleh karena itu, runtuhnya khilafah akan menjadikan terbengkalainya hukum-hukum Islam, akan berlepasan hukum Islam, satu perkara demi satu perkara, hingga kita saksikan hukum shalat pun banyak yang melalaikannya. Rasulullah katakan dalam hadits riwayat Imam Ahmad dan Abu Ya’la dengan sanad shahih:

لَتُنْقَضَنَّ عُرَى الْإِسْلَامِ عُرْوَةً عُرْوَةً، فَكُلَّمَا انْتَقَضَتْ عُرْوَةٌ تَشَبَّثَ النَّاسُ بِالَّتِي تَلِيهَا، فَأَوَّلُهُنَّ نَقْضًا الْحُكْمُ، وَآخِرُهُنَّ الصَّلَاةُ

“Ikatan-ikatan Islam akan terburai satu demi satu, setiap kali satu ikatan terburai orang-orang bergantungan pada ikatan selanjutnya. Yang pertama kali terburai adalah masalah hukum (pemerintahan) dan yang terakhir adalah shalat.”
 
4. Pentingnya Sosialisasi dan Membangun Opini
 
Acara ini merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap Islam, wujud kerinduan terhadap tegaknya syari’ah Islam, juga wujud upaya menunjukkan bahwa tidak sedikit kaum muslimin yang masih ingin diatur dengan Islam, sehingga diharapkan pemegang kekuasaan tergerak hatinya untuk turut berupaya merealisasikan syari’ah Islam dalam kehidupan. Dan yang terpenting lagi, kami juga berharap acara ini bisa menjadi salah satu hujjah bagi siapa saja yang mendukung dan hadir, saat Allah meminta pertanggung jawaban, saat ditanya : apa yang telah engkau lakukan untuk tegaknya Islam? Apa yang telah engkau lakukan untuk menolong saudara-saudaramu?, minimal kita bisa berhujjah : yaa Allah, kami sudah berusaha, kami juga sudah mendukung dan hadir dalam acara Muktamar Khilafah J. Tentunya upaya tersebut tidak berhenti pada muktamar saja. 
Bagi yang mencermati perubahan sistem di berbagai negara, tentunya bisa melihat bahwa salah satu faktor utama terjadinya perubahan adalah opini publik. Proses perubahan revolusioner yang terjadi di negara-negara Blok Timur pada tahun 1991, dan di Afrika Selatan tahun 1994 merupakan buah dari berubahnya opini publik, pemilu yang dilakukan sesudahnya di sana hanya melegitimasi keinginan kuat untuk merubah sistem yang sudah terjadi sebelumnya. 
Di Indonesia tahun 1998 Soeharto amat sangat berkuasa. Pemilu pun menghasilkan “konsensus nasional” di MPR yang melanggengkan kekuasaan Soeharto. Tapi dua bulan kemudian, opini publik di akar rumput berbalik. Sementara itu para tokoh kunci kekuasaan (Pimpinan DPR/MPR, Pimpinan TNI, Para Menteri) pun akhirnya mengamini desakan itu, atau netral, atau menolak bekerjasama dengan Soeharto lagi. 
Begitu juga dakwah Rasulullah di Makkah dan Madinah, atas izin Allah swt, Mush’ab bin Umair setelah berhasil menggalang “pengajian” di kebun-kebun kurma, akhirnya berhasil “membuat gerah” pimpinan suku, yakni Sa’ad bin Muadz yang akhirnya justru Allah gerakkan hatinya untuk menganut Islam. Dan setelah masuk Islam, justru Sa’ad berkata kepada kaumnya:

يَا بَنِي عَبْدِ الْأَشْهَلِ، كَيْفَ تَعْلَمُونَ أَمْرِي فِيكُمْ؟ قَالُوا: سَيِّدُنَا (وَأَوْصَلُنَا) وَأَفْضَلُنَا رَأْيًا، وَأَيْمَنُنَا نَقِيبَةً، قَالَ: فَإِنَّ كَلَامَ رِجَالِكُمْ وَنِسَائِكُمْ عَلَيَّ حَرَامٌ حَتَّى تُؤْمِنُوا باللَّه وبرسوله

Wahai Bani Abdil Asy-Hal, bagaimana kalian ketahui urusan (kepemimpinan)ku ditengah-tengah kalian? Mereka menjawab: (engkau) pemimpin kami, (dan orang yang gemar menyambung silaturahmi) dan orang yang pendapatnya paling utama, dan pemimpin yang paling amanah. Dia (Sa’ad) berkata: sesungguhnya ucapan lelaki dan wanita kalian haram bagiku hingga kalian beriman kepada Allah dan rasul-Nya. (Ibnu Hiysam (wafat 213 H), Sirah Nabawiyyah, 1/437) 
Masuk Islamnya Sa’ad dan berbaliknya dari memusuhi Islam menjadi pendukung dakwah, selain memang pertolongan Allah,  juga tidak lepas dari pengaruh opini publik, dimana dia melihat rakyat jelata ikut “pengajiannya” Mush’ab bin ‘Umair r.a, dan besarnya animo masyarakat terhadap “pengajiannya” Mush’ab, sehingga Sa’ad mengutus Usaid bin Khudhair untuk membubarkan “pengajian” tersebut, biidznillah justru Usaid masuk Islam, dan berakhir dengan masuk Islamnya Sa’ad bin Muadz r.a. 
Suatu kebenaran bisa menjadi opini publik bila  diopinikan terus menerus. Bila pengopinian mengendur, maka yang menjadi opini publik adalah hal lain, yang bisa jadi benar bisa jadi juga salah. Lihatlah iklan pepsodent, semua orang juga sudah tahu bahwa pepsodent itu pasta gigi. Akibat opininya terus menerus, maka jika disebut pasta gigi, otomatis orang akan ingat pepsodent, kalau opininya melemah kemungkinan jika disebut pasta gigi orang akan ingat yang lain. 
Siapa tahu dengan hadirnya kita, melengkapi hadirnya umat Islam yang lain, Allah akan memperkuat opini publik bahwa hanya syari’ah yang akan menyelesaikan masalah negeri ini, dengannya Allah berkenan membuka hati para penguasa untuk berbalik mendukung tegaknya Syari’ah Allah, mereka yang awalnya ragu jadi berani, yang awalnya memusuhi jadi terbuka hati, yang awalnya membenci jadi mencari informasi sehingga mendapat informasi yang benar. Hal yang mungkin tidak pernah kita hitung, namun hitungannya sungguh besar disisi Allah swt. Rasulullah saw bersabda:

فَوَاللَّهِ لَأَنْ يَهْدِيَ اللَّهُ بِكَ رَجُلًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ

Maka demi Allah, sesungguhnya Allah memberi petunjuk kepada seseorang dengan perantaraan engkau, itu lebih baik bagi engkau daripada engkau memiliki onta merah (HR. Al Bukhary)
Dalam riwayat Ibnul Mubârak (wafat 181 H):

لَأَنْ يَهْدِيَ اللَّهُ بِكَ رَجُلًا وَاحِدًا، خَيْرٌ لَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

sesungguhnya Allah memberi petunjuk kepada seseorang dengan perantaraan engkau, itu lebih baik bagi engkau daripada engkau memiliki dunia dan isinya. (Az Zuhdu li Ibnil Mubârak, 1/484)
Masihkah kita ragu untuk berkontribusi, mendukung dan menghadirinya? Sungguh pengorbanan dan biaya yang kita keluuarkan tidak sebanding dengan tersebarnya informasi dan tertunjukinya orang ke jalan-Nya, walaupun hanya satu orang. Semoga Allah memudahkan semua urusan kita. [M. Taufik N.T/[www.al-khilafah.org]